Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Siap Sambut Assesor FIBAA

Empat program studi Ilmu Hadis, Ilmu Al-Quran Tafsir, Aqidah Filsafat Islam dan Studi Agama Agama diFakultas Ushuluddin dan Pemikiran IslamUIN Sunan Kalijaga Yogyakartamembidik akreditasi internasional FIBAA. Akselerasi ini diambil demi meningkatkan kualitas PTKIN, terlebih UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam menjawabtantangan global dunia pendidikan saat ini sebagai wujud UIN Suka Untuk Bangsa, UIN Suka Mendunia.

Salah satu program yang juga siap bersaing adalah Program Studi Ilmu Hadis. Meskipun usianya masing sangat muda sebelum adanya pemisahan keilmuan antara Tafsir dan Hadis. Namun semangat untuk menuju International tidak pernah padam dilakukan.Salah satunya dengan berjuang untukmendapatkan akreditasiFIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation). FIBAA sendiri lembaga Akreditasi yang berasal dari Jerman yang memilikiorientasi pengembangan kualitas pendidikan khususnya bisa ilmu sosial.

Jumat, 21 Mei 2021 bertempat di Ballroom The Oxalis Hotel Magelangdiadakan Workshop Penyusunan SER FIBAA yang di ikuti keseluruhan program studi di lingkungan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang siap untuk bersaing mendapatkan Akreditasi International. Upaya ini dilakukan untuk memudahkan prodi dalam mendapatkan pengakuan serta konversi Akreditasi Unggul oleh BAN-PT.

Pada sambutan dan sekaligus membuka acara, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta,Prof. Dr. Phil.Al Makinmengaku bangga dengan seluruh prodi yang sudah berjuang sampai saat ini. Beliau berharap dalam beberapa tahun kedepan UIN Sunan Kalijaga dapat menjadi Perguruan Tinggi di Lingkungan PTKIN yang mendapatkan pengakuan International terbanyak seperti halnya saat ini sudah tersertifikasi AUN-QA dengan 9 Program Studi dan dua diantaranya di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.

Selain itu juga disampaikan secara terpisaholeh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam,Dr. Inayah Rohmaniyah,M.Hum,MA,dengan diadakannya akreditasi International ini dapat meningkatkan daya saing untuk segala macam aspek, baik akademis dan non-akademis.

“Persiapan demi persiapan sudah kami lakukan dengan sangat baik, menyusun Tim, mengumpulkan informasi dan data serta melakukan Benchmarking ke Perguruan Tinggi yang sudah terakreditasi Internasional," tuturnya.

Disisi lain ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Kaprodi Ilmu Hadis,Drs. Indal Abror, M.Agatas kepercayaannya yang diberikan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melalui LPM untuk mendorong prodi kami bisa berjuang meskipun masih sangat muda ini.

"Saya yakin pengakuan terhadapProdi Ilmu Hadisdapat memberikan peningkatan kualitas serta jejaring yang lebih baik lagi, karena di Prodi ini juga sudah mendapatkan mahasiswa Asing dari Malaysia salah satunya, dan nantinya memungkinkan untuk bisa melakukan research collaboration partner pada berbagai negara, khususnya negara-negara yang memperoleh Akreditasi FIBAA," jelasnya. (MYG)