Benchmarking ke Malaysia: Program Studi Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga Gelar "Collaborative Workshop on Strengthening Islamic Studies in Southeast Asia"

Malaysia - Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta melangkah ke tingkat internasional dengan menggelar "Collaborative Workshop on Strengthening Islamic Studies in Southeast Asia" di Malaysia. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 16-20 Oktober 2023 sebagai bagian dari upaya program studi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di bidang Ilmu Hadis.
Dalam workshop ini, para perwakilan dari Program Studi Ilmu Hadis, termasuk dosen dan mahasiswa, berkolaborasi dengan universitas-universitas ternama di Malaysia. Kegiatan ini bertujuan untuk membuka ruang diskusi dan pertukaran ide antarilmuwan dan peneliti dalam bidang studi Islam.
"Prof. Inayah, selaku Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islammenyatakan bahwa workshop ini merupakan langkah strategis untuk melihat perkembangan terkini dalam studi Islam di kawasan Asia Tenggara. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat mengidentifikasi best practices dan mengintegrasikannya ke dalam kurikulum dan penelitian di Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga," ujar beliau.
Kegiatan selama lima hari ini mencakup seminar, lokakarya, dan sesi diskusi antarilmuwan yang ahli dalam berbagai aspek studi Islam. Peserta dapat bertukar pengalaman dan wawasan terkait tren terbaru, metodologi penelitian, dan pemahaman mendalam terhadap isu-isu kontemporer di bidang Ilmu Hadis.
"Kami sangat berterima kasih kepada universitas-universitas di Malaysia yang telah membuka pintu kolaborasi ini. Saling belajar dan bertukar pikiran dengan sesama pakar di kawasan Asia Tenggara memberikan perspektif baru dan berharga bagi pengembangan Ilmu Hadis di UIN Sunan Kalijaga," tambah Bpk. Indal.
Selain memperkuat jaringan akademik, kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerjasama lebih lanjut, termasuk pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, dan pengembangan program-program studi ganda.
Mahasiswa yang ikut serta dalam kegiatan ini juga mendapatkan manfaat positif. Mereka memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan mahasiswa dari Malaysia, berbagi pengalaman, dan membangun jejaring yang berpotensi untuk kolaborasi di masa depan.
"Workshop ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang perkembangan ilmu hadis di tingkat internasional. Kami berharap bahwa ilmu yang kami peroleh dapat diimplementasikan dalam pengembangan kurikulum dan penelitian di Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga," ungkap salah satu mahasiswa yang turut serta.
Dengan suksesnya "Collaborative Workshop on Strengthening Islamic Studies in Southeast Asia," Program Studi Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga semakin mengukuhkan diri sebagai pusat keilmuan yang progresif dan terbuka terhadap kolaborasi internasional. Benchmarking ke Malaysia menjadi langkah strategis dalam menjaga kualitas dan relevansi Ilmu Hadis di era globalisasi ini. (el)