Prodi Ilmu Hadis Apresiasi Peraih Medali Emas IPPBMM 2021

Mahasiswa Ilmu Hadis (Ahmad Jumaedi), saat menerima apresiasi dan penghargaan dari Kaprodi Ilmu Hadis
Oleh: Muhammad Nurul Pahmi Attaptazani*
Jogja—Ahmad Jumaedi, mahasiswa Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga angkatan 19, berhasil menjuarai ajang perlombaan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) se-Jawa dan Madura yang di gelar di kampus UIN Sunan Kalijaga pada 21-25 Juni 2021.
Ahmad, demikian sapaan akrabnya, ikut dalam cabang lomba Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) dan berhasil mendapatkan medali emas. Walaupun kontestasinya sangat ketat, namun Ahmad mampu mengalahkan rival-rivalnya. Tentu, ini melalui proses latihan yang panjang.
“Perlombaan ini memang sangat ketat, yakni diikuti oleh 16 delegasi dari berbagai PTKIN di Jawa dan Madura. Namun, dengan berkah Allah Yang Maha Kuasa serta latihan yang sungguh-sungguh, akhirnya saya dapat meraih medali emas”. Tutur Ahmad, pada Sabtu (26/6/2021).
Keberhasilan Ahmad ketika mengikuti cabang lomba ini, tidak lepas dari bimbingan dan dukungan pihak Prodi Ilmu Hadis khususnya. Sebagai bentuk apresiasi, Indal Abror, selaku Kepala Prodi Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga, memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepadanya.
“Saya selaku Kepala Prodi Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga, mewakili pihak-pihak yang ada di Prodi Ilmu Hadis, mengucapkan selamat atas kejuaraan yang diraih oleh Ahmad. Sebagai bentuk apresiasi, kami telah memberikan uang pembinaan, agar bisa dimanfaatkan Ahmad dalam menunjang pembelajarannya”, tutur Indal, pada Minggu (27/6/2021).
Selain itu, Indal Abror juga berpesan kepada seluruh mahasiswa Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga, jika ada perlombaan yang akan diikuti, bisa hubungi pihak Prodi Ilmu Hadis.
“Saya menghimbau kepada seluruh mahasiswa Ilmu Hadis, jika ada perlombaan yang akan diikuti dan mewakili atas nama UIN Sunan Kalijaga, bisa langsung menghubungi pihak Prodi Ilmu Hadis. Insyaallah, kami akan men-support dan memberi dukungan”, kata Indal Abror, pada Sabtu (26/6/2021).
Ketertarikan Ahmad pada Fahmil Al-Quran, dimulai pada tahun 2018. Yakni saat ia masih dalam bangku madrasah ‘aliyah yang mulai menggeluti berbagai buku yang konsen dalam membahas Al-Quran. Menurutnya, ketika mempelajari Fahmil Al-Quran, tidak hanya satu ilmu saja yang dipelajari. Melainkan beragam ilmu seperti ilmu tafsir, sejarah, sastra Arab, logika, sampai ilmu pengetahuan umum seperti sains, geografi, ilmu sosial dan antropologi turut dikaji.
Ketertarikan Ahmad pada Fahmil Al-Quran, mengantarkannya untuk mengikuti lomba Musabaqah Fahmil Quran di tahun 2018, yaitu mewakili madrasah aliyahnya di perlombaan tingkat kabupaten Kuantan Singingi. Karena ia juara, maka berlanjut mewakili kabupaten Kuantan Singingi dalam perlombaan MFQ tingkat se-provinsi Riau. Ia pun berhasil mengantongi juara 3.
Selain itu, pada tahun 2020, Ahmad dengan timnya menjadi delegasi dari SPBA UIN Sunan Kalijaga untuk turut serta dalam ajang lomba yang sama, yakni perlombaan MFQ tingkat nasional yang digelar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia bersama timnya, berhasil memperoleh juara 3.
)* Anggota Divisi Media dan Jaringan Komunikasi HMPS Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga