Ketua HMPS Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga, sebagai Presidium Sidang Komisi Terbaik dalam Acara Munas V FKMTHI

Ketua HMPS Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga, Rifki Azka, saat penyerahan sertifikat penghargaan dari panitia Munas ke-V FKMTHI.
Oleh: Muhammad Nurul Pahmi Attaptazani*
Banten—Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga, Rifki Azka, ikut dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) ke-V Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis Indonesia yang diadakan di Aula Sjadzili Hasan, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin, Banten (23/6/2021).
Munas kali ini, kata Azka, mengambil tema “Integrasi Al-Quran dan Hadis dalam Merekonstruksi Nasionalisme dan Ideologi Pancasila”. Baginya, tema tersebut berbeda dari tema-tema munas sebelumnya, karena bertujuan agar nilai-nilai Al-Quran dan Hadis bisa diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Tema ini, diambil karena melihat sejarah panjang berdirinya bangsa ini, yang tidak bisa terlepas dari para ulama. Seperti KH Hasyim Asy’Ari, KH Ahmad Dahlan, KH Wahab Hasbullah, KH Agus Salim, dan lain-lainnya, yang dimana mereka semua itu, telah berikhtiar keras dalam mendirikan bangsa ini dengan pondasi nilai-nilai Al-Quran dan Hadis.” Tutur Azka pada Jumat (25/6/2021).
Dalam akhir acara, ketua HMPS Ilmu Hadis ini mendapat penghargaan sebagai presidium sidang komisi terbaik. Hal itu berdasarkan keaktifannya dalam memimpin pembahasan Garis-Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) pada saat sidang pleno. Seturut hal itu, menurut Ata, selaku KetuaHMPS Ilmu TafsirUIN Tulungagung,bahwa Rifki Azka memang dapat mendominasi forum saat pelaksaan munas berlangsung.
“Walaupun delegasi dari UIN Sunan Kalijaga hanya sedikit, namun mereka bisa turut aktif dalam menyukseskan acara Munas ke-V FKMTHI. Ini merupakan bukti konkrit bahwa HMPS Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga bisa turut bersaing di kancah nasional”, kata Musthafa Farhan, salah satu demisioner Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga, pada Sabtu (26/6/2021).
Selain itu, munas tersebut dilakukan dengan tujuan menjalin silaturahmi antar mahasiswa Tafsir Hadis se-Indonesia yang dilaksanakan selama lima hari dengan berbagai rangkaian acara seperti simposium Tafsir Hadis Indonesia, laporan pertanggungjawaban (LPJ) demisioner pengurus periode 2018-2020, serta melakukan pemilihan pengurus baru FKMTHI periode 2021-2023.
Walaupun sidang tersebut berjalan alot, namun telah menghasilkan keputusan bahwa Anas Munaji dari PTIQ Jakarta, secara sah terpilih sebagai Ketua Umum FKMTHI periode 2021-2023. Sebelumnya, terdapat tiga kandidat calon ketua umum, yakni Anas Munaji (wilayah Jarkarta-Banten) dengan mengantongi 50 suara, Syaikuna (wilayah Banten) dengan 10 suara, dan Reza Firmansyah (wilayah Jawa Barat) dengan suara yang berjumlah 7.
“FKMTHI adalah wadah bagi seluruh mahasiswa Tafsir Hadis di Indonesia, agar bisa mengabdikan diri, berproses, serta menjadi pusat pengkajian Al-Quran dan Hadis di era globalisasi”, kata Anas Munaji saat sambutan atas keterpilihannya sebagai ketua umum, pada Jumat (25/6/2021).
)* Anggota Divisi Media dan Jaringan Komunikasi HMPS Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga