Prodi Ilmu Hadis UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Terima 18 Mahasiswa dari SPAN-PTKIN

Sehari setelah pengumuman Jalur Undangan Jalur pertama melalui Jalur SPAN-PTKIN atau jalur undangan, terbitlah SK Rektor no. 70 tahun 2020 tertanggal 9 April 2020. Penguman jalur pertama di lingkungan PTKIN ini adalah pada tanggal 8 April 2020 oleh penitia penyelenggara. UIN Sunan Kalijaga sendiri menerima 445 melalui jalur ini untuk semua prodi yang menginduk pada kemenag RI.
Jumlah penerimaan tersebut adalah 20% dari kuota penerimaan. Hal tersebut menjadikan mahasiswa baru yang masuk jalur undangan ini terbatas yabg diterima. Oleh karenanya, lewat Prodi Ilmu Hadis dengan kuota 20% dari jumlah 100 orang, maka hanya menerima 18 orang saja. Di antara mereka yang berhasil masuk ke prodi Ilmu hadis empat di antaranya dari PP Tarbiyatut Tholabah Krannji Paciran Lamongan. Hal tersebut disampaikan kepala MA kepada Kaprodi Imu Hadis UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Bahkan lebih lanjut kepala madrasah tersebut menjelaskan sebanyak 44 santri pondok yang masuk ke PTN ternama di Indonesia termasuk ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Nama-nama yang sudah diumumkan dalam SK harus segera mengisi daftar ulang sesuai waktunya. Hal tersebut untuk menghindari keterlambatan yang akhirnya dijadikan mengundurkan diri. Adapun nama-nama 18 calon mahasiswa yang diterima adalah Abdillah Amiril Adabi, Ailia Izet Bigovic, Aini Rosyidah,Ayu Sarah Annusa' Baginda Sarip Siregar, Dzaki Fawal Ijlal, Hilyatul Azhar al-Hanifah, Hitna Bis Saadah, Intan Cantika Puteri, Lahfuz Sahfutro, Muhammad Faiq Mubarok, Muhammad Abdillah Rafsanjani, Muhammad Athoillah, Muhammad Romadhan, Naufal Aulia Hanif, Rifqi Qusyoyyi Adiyatma, Saatin dan Wulan Abidah.
Ucapan selamat diasampaikan atas keberhasilan 18 mahasiswa tersebut yang telah mampu bersaing dengan ketat. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Prodi Ilmu Hadis, Dr. H. Muhammad Alfatih Suryadilaga, S.Ag. M.Ag. menanggapi pengumuman jalur pertama dalam penerimaan mahasiswa gelombang pertama ini. Oleh karenanya, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik baiknya untuk menempuh pendidikan hadis yang pertama kali meraih predikat A pada Akreditasi BAN-PT.