Satu Juta Penghafal Alquran Bersanad sampai Rasulullah

UIN Sunan Kalijaga kedatangan tamu spesial pada Rabu, 17 Juli 2019. Beliau adalah Syaikh Ali Jabir. Syaikh yang sudah 11 tahun berada di Indonesia ini menjadi pembicara dalam acara Tabligh Akbar yang diadakan oleh PPPA Darul Qur’an dan Jogja Muslimah Preneur ini berhasil menarik minat banyak masyarakat muslim, terbukti dengan banyaknya jamaah yang memenuhi ruang utama Lab Agama Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Ada cerita menarik dari kegiatan tersebut. Ketika Syaikh Ali Jabir bertanya tentang kesulitan dalam menghatamkan Alquran, ada bapak yang bercerita bahwa selama 66 tahun, beliau tidak pernah menghatamkan Alquran sama sekali. Beliau yang pernah menjadi guru di lingkungan sekolah Kristen mengungkapan bahwa selama menjadi guru, beliau mengikuti sistem yang dijalankan oleh sekolah Kristen tersebut, sehingga dalam berislam beliau hanya menjalankan syariat Islam berupa salat lima waktu.

Selain itu, kondisi buta huruf juga membuat bapak tersebut kesulitan dalam membaca Alquran. Oleh karena itu, Syaikh memberikan tips agar jamaah yang tidak memiliki kesulitan dalam membaca Alquran bisa menghatamkan Alquran dengan mudah. Dalam membaca Alquran sebenarnya banyak manfaat yang bisa didapat, baik berupa pahala yang dijanjikan Allah swt. maupun kondisi hati yang tenang akibat bacaan Alquran.

Alquran adalah mukjizat agung yang diturunkan oleh Allah swt. kepada umat manusia. Syaikh Ali Jabir mengungkapkan bahwa satu huruf yang dibaca akan mendatangkan sepuluh kebaikan. Hal ini sesuai dengan Hadis Rasulullah saw.مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللّهِ حَسَنَةٌ, وَالحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا, لاَ أَقُوْلُ الم حَرْفٌ, بَل أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمُ حَرْفٌ وَمِيْمُ حَرْفٌ

Lanjutan dari Hadis diatas yakni الم bukan dikatakan sebagai satu huruf, melainkan alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf. Secara tidak langsung, barangsiapa yang menghatamkan membaca Alquran, maka ia akan mendapatkan 6666 kebaikan, sesuai dengan jumlah huruf dalam Alquran.

Tips yang diberikan syaikh sangat beragam, tergantung kemampuan dari pribadi masing-masing. Yang paling mudah adalah sehari kita membaca satu juz Alquran, sehingga dalam satu bulan kita dapat khatam. Tidak dibutuhkan waktu yang lama dalam membaca satu juz dari Alquran, waktu yang dibutuhkan adalah sekitar satu jam dengan kecepatan bacaan standar. Syekh Ali Jabir pernah menghitung lama waktu yang dibutuhkan untuk menghatamkan Alquran, yakni sepuluh jam. Dimulai dari setelah Subuh sampai setelah Ashar. Setiap masuk waktu salat, maka berhenti sejenak untuk menjalankan salat wajib.

Waktu yang dibutuhkan untuk menhatamkan Alquran hanya satu jam, hal ini sangatlah sedikit dibandingkan kita bermain gawai dalam satu hari. Manusia saat ini tidak bisa dilepaskan oleh alat komunikasi berupa ponsel pintar ataupun media sosial, tetapi jangan sampai hal itu melalaikan kegiatan membaca Alquran yang boleh jadi akan menjadi penyelamat di akhirat kelak. Karena selain mengandung kebaikan bagi pembaca Alquran, Alquran juga akan memberikan syafaat kelak di hari kiamat. Hal seperti Hadits Nabi saw:اقْرَئوْا القُرْنَ فَاِنَّهُ يَأتِي يَوْمَ القِيَامَةِ شَفِيْعًا لِأضْحَابِهِ

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari program Syaikh Roadshow untuk mencetak satu juta penghafal Alquran. Satu juta penghafal Alquran itu nantinya akan dibawa ke Makkah oleh Syaikh Ali Jabir untuk melaksanakan ibadah umrah dan tentunya akan melakukan setoran ke Imam Masjidil Haram agar mendapatkan sanad sampai kepada Rasulullah saw. (AA)